Kamis, 30 Mei 2013

Trial and Yummy #1: Bolu Gulung Blueberry

Jeng jeng jeng, untuk pertama kali saya memberanikan diri untuk membagi hobi dengan teman-teman. hobi tidak sekedar hobi lho. kalau mau serius bisa jadi peluang emas untuk membangun karir. karir di dapur yang mampu menyejahterakan dan aktualisasi diri. itu sih long term misi saya. Pertama kali resep hasil searching sana sini, revisi kiri kanan, dan minta advice ibu dan kakak, akhirnya saya akan merilis resep pertama untuk blog ini. semoga saya makin rajin menulis, jadi bisa saling bagi info dengan teman-teman. kalau ada yang punya resep unik bisa dishare juga.

Karena saya masih newbie, selama masa penantian yang panjang ini saya mencoba berbagai resep baik dari internet, buku resep, maupun resep turun temurun keluarga. kalau masih pemula ga usah muluk-muluk bikin yang ribet dan aneh-aneh, pikirku. nah masih ingat dulu saya suka menunggui ibu yang hampir tiap minggu membuat kue. alih-alih menjadi pengusaha kue atau katering, ibu saya adalah seorang guru SD di Pati. beliau suka sekali memasak karena keluarga kami besar. hampir tiap waktu ada acara yang diselenggarakan, mulai dari nikahan, aqiqah, selamatan, memperingati haul (nyatus, nyewu anggota keluarga yang sudah meninggal). ibu saya sangat memperhatikan kualitas bahan dan kebersihan. mungkin hal ini sudah saya utarakan di artikel sebelumnya yaitu list masakan yang sudah berhasil saya buat klik disini bagi yang mau ngintip. nah hanya satu kekurangannya. beliau tidak pernah melakukan inovasi dalam keanekaragaman hasil karyanya. pasti itu-itu aja. apalagi di beberapa acara tertentu, persyaratan kehadiran kue jenis tertentu menjadi suatu hal yang hampir mutlak. 

Langsung saja ya kita menuju ke topik utama tulisan ini. sudah lama sekali saya memimpikan bisa membuat cake yang lembut dan lumer di mulut. nah, kebetulan dulu saya pernah mencicipi salah satu merk bolu gulung yang terkenal di Medan, Bolu Meranti. kalau bukan karena teman saya dari Medan yang membawa oleh-oleh legendaris tersebut. tekstur bolunya yang lembut selalu berhasil membuat terngiang-ngiang yang menikmatinya. apalagi keju dan krim yang menyelimuti bagian tengahnya! waaah laziiiz. eiit harusnya saya promosi hasil karya sendiri ya. hehe. eh buatan saya juga ga kalah enak kok. hanya saja karena ini pertama kali saya membuatnya, dengan polosnya saya mengadaptasi penuh resep dari buku tanpa mengira-ngira kemungkinan keras/bantat. ketidaksesuaian dalam hasil biasanya disebabkan oleh tingkat kelembaban tepung, besar kecilnya telur, atau kualitas dari backing powder. selalu cek kondisi backing powder apakah masih layak untuk digunakan, karena itu yang akan menjadi kunci mengembangnya bolu. sayang sekali percobaan pertama saya bertekstur agak sedikit padat tapi masih bisa tergolong lumayan lah. karena saya fokus ke pembuatan bolu, filling yang saya gunakan hanya selai buleberry yang siap olah dan bisa didapatkan di toko kue atau swalayan mana pun.

untuk satu loyang ukuran 25x30x5 cm
Resep Bolu
50 gr Tepung terigu protein sedangSegitiga Biru ( resep aslinya 75 gr )
150 gr Gula Pasir ( resep aslinya 250 gr)
3 butir kuning telur, 2 butir telur utuh (resep asli 3 butir telur)
100 mentega cair (resep asli 130 gr)
30 ml susu kental manis (resep asli tidak ada)
1/2 sdt garam
1 sdt backing powder (lebih baik pakai yg double acting)
1 sdt vanili

Isi
Selai Buleberry siap pakai

Hiasan
Gula halus



Cara membuat
1. Kocok kuning telur dan telur utuh dengan mikser berkecepatan progresif sampai menjadi adonan kuning kental
2. Masukkan gula pasir dan susu kental manis, kemudian kocok sampai halus
3. Masukkan mentega yang sudah dicairkan, pastikan menteganya sudah dalam kondisi ruang. kemudian  kocok perlahan. bisa pakai mikser dengan kecepatan paling rendah atau hanya dengan spatula
4. Masukkan garam, backing powder, dan vanili
5. Terakhir masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit pastikan tercampur rata namun tidak perlu usaha keras untuk mengaduknya agar tidak bantat
6. Siapkan loyang yang sudah dilapisi kertas roti. olesi kertas roti dengan mentega agar mudah saat matang
7. Panggang di oven sekitar 180 derajat celcius sekitar 30 menit (tolong jangan jadikan patokan. karena oven saya tidak ada pengaturan suhu dan harap terus dipantau agar tidak gosong. karena waktu itu relatif tergantung besar kecil dan meratanya api)
8. Sembari menunggu matang, siapkan serbet bersih/kertas roti yang telah ditaburi gula halus sesuai luas loyang
9. Setelah yakin matang, keluarkan dari oven langsung balikkan bolu di atas serbet/kertas roti yang telah ditaburi gula halus. panas-panas, olesi permukaan atasnya dengan selai tipis-tipis saja. kemudian gulung perlahan. jangan terlalu ditekan karena akan pecah tapi harus mantap ketika menggulung.
10. Masukan bolu ke dalam kulkas selama beberapa jam, baru keluarkan untuk dipotong-potong
bolu gulung siap disajikan :)

tips: Menggulungnya harus dalam keadaan panas. Jika tidak, bolu akan pecah karena sudah mengeras. ketika panas, bolu masih mengalami perubahan suhu antara oven dan ruangan. sehingga masih lentur. tekan-tekan seperlunya saja tiap menggulung.

Ketika memotong, jangan menekan terlalu keras karena akan hancur, lebih baik menggunakan pisau roti :)

untuk 12-14 porsi

0 komentar:

Posting Komentar