Rabu, 21 Mei 2014

My Red (Pink) Velvet for My Milad :D

Ulang tahun sudah lewat lebih dari sebulan yang lalu, aura2 'birthday girl' pun sudah jauh menghilang. we are not young forever indeed. Hanya doa-doa yang termaktub lirih dalam rapalan bibir yang masih dan Insya Allah akan terus setia menemani setiap langkah. terima kasih kepada seluruh teman-teman atas doanya, itu adalah kado terindah untuk saya. kado yang tak kalah indah juga ketika pas hari H saya harus pindah ke negeri seberang untuk mencari nafkah dan menuntut ilmu. ya di KPP Penanaman Modal Asing Satu tempat saya bernaung sekarang. Dikepung oleh beberapa pusat perbelanjaan membuat saya harus mengencangkan sabuk pengaman di desk agar tidak sering-sering menyambangi Kalibata City atau Kalibata Plaza :D alhamdulillah mendapat rekan kerja yang menyenangkan, profesional, caring, dan kritis. setiap hari ada saja ilmu dan pengalaman yang didapat, entah itu permasalahan teknis sampai dengan teamwork yang ideal. yah walaupun agak klise dan idealis sebenernya. toh yang penting esensinya

enough talking about worklife, ada satu hal lagi yang masih terngiang-ngiang di benak saya ketika mendengar kata ulang tahun. ceritanya, setelah saya sampai di ibukota saya tinggal di rumah kakak saya di Ciganjur. kebetulan dia hobi banget masak dan bikin kue. pas momen ultah ini -yang sejujurnya ga pengen banget dirayain- saya terpikir untuk membuat sendiri birthday cake yang belum pernah saya buat sebelumnya. langsung terbersit di pikiran "Red Velvet!" yang jadi trending topic beberapa waktu yang lalu itu lho. saya belum pernah mencoba walaupun di toko kue mana pun hampir selalu memajangnya sebagai menu andalan. selain saya ga begitu suka cake yang manis banget, harganya juga menurutku ga masuk akal untuk seiris kue yang ga seberapa itu.tapi melihat frostingnya yang terbuat dari creamcheese dan whip cream membuat air liur saya menetes :O  "Mbak, saya mau bikin red velvet !" dengan pedenya saya ngomong sama kakak saya tanpa tahu seluk beluknya sebelumnya. untung ada kakak saya. dia yang bertindak sebagai supervisor mengarahkan saya untuk ini dan itu tanpa turut ubrek-ubrek dapur secara langsung. eh ralat, adonannya dibantuin sedikit karena takut aku merusak segalanya dan mengancam hajat hidup orang serumah. haha. voilaaaa, hasilnya lumayan juga lho. dengan sari buah bit yang sudah diambil dari buahnya, membuat kue ini masih layak disebut red velvet walaupun teman-teman saya yang melihat postingan foto di fb bilang itu pink velvet. mereka merujuk pada warna frostingnya yang memang pink, bukan pada warna kuenya itu sendiri. karena lebih mirip cake coklat daripada red velvet. but the taste is not joke! :) lain kali harus ingat bahwa selain sari buah bit, hrs ditambahakn jg pewarna khusus red velvet dan coklatnya jg khusus, bkn coklat biasa. agar warna yg dihasilkan merah menyala



Ketika saya tanyakan ke kakak tentang asal usul resep red velvet cake ini, dia mencomot dari resepnya mbak Ricke dari ricke-ordinarykitchen.blogspot.com/  yang memang sering wara wiri di dunia kuliner via blog dan sharingnya di grup fb Natural Cooking CLub. nah, sekarang saya ingin berbagi juga resepnya Mbak Ricke yang worth to try ini. siapkan kertas dan pulpennya ya, you can make your own creation through this :)

ohiya, tambahan lagi. karena saya masih amatiran dalam hal dekorasi, akhirnya saya memutuskan untuk menutupi 'temboknya' dengan lady finger made by kakak. resepnya ga termasuk ya, nanti saya tanyakan kakak saya dulu. hehe

Red Velvet Cake by Ricke 

Base Cake:
250 gr tepung terigu protein rendah
15 gr coklat bubuk yang kemerahan
125 gr unsalted butter, suhu ruang
250 gr gula kastor (gula pasir diblender)
2 btr telur ukuran besar
1 sdt vanila
250 ml butter milk -> panaskan susu jangan sampai mendidih + 1 sdm lemon juice, tunggu 10'
50 ml sari buah bit -> 1 buah bit diblender dengan 100 ml air, saring, masak hingga menyusut, dinginkan
2 sdt red food coloring
1 sdt cuka makan
1 sdt soda kue
1/2 sdt garam
1/2 sdt baking powder

Cream cheese frosting
250 gr cream cheese, suhu ruang
100 gr unsalted butter
200 gr whipcream bubuk +400 ml air es/ 500 ml whipcream cair sangat dingin (kocok hingga mengembang kaku

Cara Membuat:

Base Cake:
Kocok butter dan gula hingga mengembang fluffy, tambahkan telur kocok kembali hingga rata lalu bubuhkan vanila

ayak tepung terigu dengan coklat dan baking powder. masukan ke dalam adonan telur secara berselang seling dengan buttermilk masing-masing satu sendok. Jadi satu sendok makan tepung terigu, aduk kemudian satu sendok makan buttermilk, aduk lagi. begitu seterusnya sampai habis. awali dan akhiri dengan campuran terigu. hal ini dilakukan terhadap semua kue yang menggunakan buttermilk agar tidak mengendap di dasar adonan.

sesaat sebelum masuk oven, masukan campuran antara soda kue dan cuka makan (tunggu sebentar hingga berbusa dan berdesis). aduk rata dengan spatula, tuang ke loyang dan masukkan ke dalam oven bersuhu +/- 150 derajat celcius selama 20'

Creamcheese frosting:
kocok creamcheese dengan unsalted butter hingga lembut kemudian campur dengan whip cream yang sudah dikocok sebelumnya hingga mengembang kaku.

finishing:
Belah kue menjadi 2, olesi dengan simple sirup (gula cair) di bagian tengahnya baru tambahkan creamcheese frosting hingga rata menutupi permukaan. lalu hias atasnya sesuai selera (saya menggunakan spuit bunga biasa untuk membuat mawar) olesi pinggirnya dengan cream cheese lalu tempelkan lady finger (atau biskuit apapun yang disuka)

selamat menikmati :))





Rabu, 19 Februari 2014

Coffee Bun-Shakalaka Bun-SHakalaka...

Assalamu'alaikum

Hei, finally I came back from the isolated cave (you can say it when you have been lost from a long long time :p) i can't say that my work now is my excuse to stay away from my online sharing here. however, maybe I'm the one of a mainstream group to think that work is all. work has really seized your time, your leisure time. alhamdulillah, I'm still able to handle my other interest, which is cooking. i force myself to spare time on a weekend at least to do culinary journey or culinary experiment. thus, my parents supported me by providing a lot of baking stuff that's required

actually, I've cooked several receipt since i disappear here. but I'm too lazy to collect my random notes to post here. so, i'm gonna give you my latest experiment that may help you to vary your wish cooking list :)
yeah, nowadays i challenge myself to make some tender and moist bread that you can't forget in your whole life :p then i realize that i have few main obstacle to grant it. first, there are no sufficient oven for bread. my mom only has otang (oven tangkring) or you can say oven that 'nangkring' on gas stove :p we used to adapt how to handle it because there are no temperature panel we can adjust, so it's all about feeling. next, my worries is about how to knit the dough. if you ever make a bread dough, you'll know the greatness of a woman as a superhero to conquer the dough. i mean conquer explicitly. cause we have to fight against the dough till it's soft and elastic. in professional field, there are a very useful invention called bread-maker mixer. it's a wonder for woman cause there are no such thing as sweaty and exhausted because of baking. just press the button and you can still enjoy your favorite tv show :))


then i make an investigation through google to find the most reasonable receipt that we don't need to make a lot of struggle to serve delicious bread for our family. i found receipt that no need knitting! yeah, alhamdulillah ya Allah :)) This Receipt is from one of post in facebook culinary group, Natural Cooking Club. It is the kinds of lifestyle society that little obsessed in cooking. we share tips, we invent new receipt, and sometimes we make deal of a business :) I don't remember the url link about this receipt but i do for the author. this is Nikmatul Rosidah, a housewife of an foreigner staying abroad that always bring Indonesia culture in every her food. actually, I just take her base sweet bread receipt for my dream of dream bread, Cofee Bun. Roti B*y, a bread franchise that resembles the delightful of coffee :9 though i really dislike coffee cause of my tiny tolerance in coffee. the receipt consist of 2 part, first we have to make the basic bread then composing the topping. i write the topping first in case you have no wait to know what kinds of coffee topping it is.  no need to babling around, check this formula below. feel free to make suggestion and critics. I'm (rather) open minded-person :p

here's the original version of receipt (in Indonesia yes, to show our nationality not an excuse for doing double job by translate to English :p



Untuk Topping.
-50 gram gula halus(saya pakai gula pasir)
-50 gram gula palem ( saya tidak pakai)
-80 gram telur (ga saya timbang. Pakai 1 butir telur)
-130 gram terigu protein rendah (saya pakai tepung beras)
-100 gram mentega
-5 gram kopi instant
-5 gram essence kopi (saya tidak pakai)

caranya:

1.       Mentega dan gula halus dikocok hingga warnanya pucat, lalu tambah gula palem
2.       Masukkan telur, kocok hingga bercampur, masukkan tepung beras sedikit demi sedikit.
3.       Beri Kopi instant yang sudah dilarutkan dan essence kopi. Setelah bercampur dan konsistensi sekental butter cream, masukkan ke dalam piping bag
4.       Siapkan roti Bun yang sdh mengembang.taruh topping diatas roti  dengan cara menyemprotkan secara spiral seperti obat nyamuk dimulai dari tengah sampai ke pinggir. Panggang roti sampai warna kuning kecoklatan, sekitar 15 menit (jika menggunakan oven listrik) dengan suhu 200 derajat.

 


Sweet Roll Bun.
      - 1 1/4 cup,(300 Ml)susu segar hangat.
      - 11 gram Ragi kering untuk roti.
      - 50 gram gula putih
      - 1 telur,suhu ruang
      - 56 g unsalted butter suhu ruang,lembutkan dgn garpu.
      - 1 sdt garam.
      - 450 g tepung terigu,protein sedang,diayak.
      - sedikit butter ,lelehkan=untuk poles sesudah roti matang.

Cara saya:

1.      Tuangkan Susu hangat (jangan terlalu panas karena bisa mematikan Ragi)ke dalam mangkok lalu tuangkan ragi.biarkan selama 5 menit.   
2.       Masukkan gula, telur, butter, dan garam. campur sampai rata 
3.       Masukkan tepung, aduk sampai adonan campur. Tutup mangkok dengan plastik.diamkan biar mengembang sampai 2 x lipat.sekitar 1 jam.
4.       Kempiskan adonan lalu tutup lagi.saya kempiskan cuma sekali. Setelah itu bagi adonan sesuai selera.  saya menimbang seberat 35 gr untuk setiap adonan
5.       Bentuk adonan menjadi bulat. Istirahatkan sampai mengembang menjadi 2 x lipat dari ukuran semula sebelum dibubuhi topping